(Source: paradise-is-all-yours-wallah, via syurgaituindah)
(Source: paradise-is-all-yours-wallah, via syurgaituindah)
“Then did you think that We created you uselessly and that to Us you would not be returned?”
[Quran 23 : 115]
sometimes, u just need to take a second.. and ponder upon all of these questions. Do you really know what’s the answer to all of these questions?
& if u know the answer, have u really done your best to fulfill it? Think about it.
(Source: hnoooy, via islahnafsi)
Dibaca setelah tasyahud akhir sebelum salam.
“Ya Allah! Sesungguhnya aku banyak menganiaya diriku, dan tidak ada yang mengampuni dosa-dosa kecuali Engkau. Oleh kerana itu, ampunilah dosa-dosaku dan berilah rahmat kepadaku. Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.”
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ ظَلَمْتُ نَفْسِيْ ظُلْمًا كَثِيْرًا، وَلاَ يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلاَّ أَنْتَ، فَاغْفِرْ لِيْ مَغْفِرَةً مِنْ عِنْدِكَ وَارْحَمْنِيْ إِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
[Riwayat Al-Bukhari 8/168 dan Muslim 4/2078 ~ via HisnulMuslim]
(Source: muslimnotrebel)
(via jiejahlifejourney)
Dalam suatu peperangan, pasukan muslimin mendapat banyak tawanan perang. Antaranya, terlihat seorang perempuan yang menggendong bayi dengan menunjukkan kasih sayangnya melalui pelukan, belaian, disusuinya dan sebagainya.
Lalu Rasulullah s.a.w. bertanya kepada para sahabatnya:
“Bagaimana kiranya menurutmu, ibu tersebut, akan sanggupkah melemparkan anaknya ke dalam api yang menyala?”
“Demi Allah tidak mungkin.” Kata para sahabat.
“Ketahuilah, Allah mencintai orang yang beriman lebih daripada ibu tersebut mencintai anaknya. Allah tidak mungkin melemparkan orang yang beriman ke neraka.”
(HR. Bukhari dan Muslim)
إِنَّ رَحْمَتَ اللّهِ قَرِيبٌ مِّنَ الْمُحْسِنِينَ
“Sesungguhnya rahmat Allah amat dekat kepada orang-orang yang berbuat baik.” [7:56]
Sesungguhnya Allah sangat mengasihi orang-orang yang beriman.
:)
Wahai jiwa yang sering merasa sempit di atas bumi Allah yang luas, sesungguhnya engkau belum dapat merasa lapang selagi engkau terkurung dalam ruangmu yang sempit itu.
Wahai jiwa yang memilih untuk memperpanjang kesedihan kerana kehilangan sesuatu yang dicintai, sesungguhnya tangisanmu yang terus menerus tidak akan dapat mengembalikannya kembali.
Wahai jiwa yang selalu gusar dengan dosa-dosa yang lepas dan merasa tidak terampun, sesungguhnya rahmat Allah itu luas menjangkaui seluruh ciptaan. Kecaplah rahmat tersebut, janganlah engkau terus membuat dosa kerana dosa.
Wahai jiwa yang selalu menyesal dan tidak bertemu jalan kembali, sesungguhnya jalan itu banyak, tinggal lagi engkau harus mencari, melangkah dan berhijrah.
Wahai jiwaku, wahai jiwamu, aku ingin berbicara dengan kalian.
Orang yang lemah mencari seribu satu sebab untuk bersedih, orang yang kuat mencari seribu satu sebab untuk tidak bersedih.
Kita bagaimana?